Belajar Bahasa Assembly (Rakitan) - 1 - Bilangan
Bahasa
Assembly
Apa sih itu bahasa Assembly?
ini yang ane kutip dari wikipedia.
"Bahasa rakitan atau lebih umum dikenal sebagai Assembly adalah
bahasa pemrograman tingkat rendah yang digunakan dalam pemrograman komputer, mikroprosesor, pengendali mikro, dan perangkat
lainnya yang dapat diprogram. Bahasa rakitan mengimplementasikan representasi
atas kode mesin dalam
bentuk simbol-simbol yang secara relatif lebih dapat dipahami oleh
manusia."
lengkapnya biar lebih enak mungkin
tinggal di cek aja di http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_rakitan
Sekarang
kita akan mulai belajar materi bahasa assembly, yang pertama adalah belajar
tentang bilangan.
Bilangan.
Ada
4 jenis bilangan yang dapat digunakan untuk bahasa assembly, yaitu:
-
Bilangan Biner
-
Bilangan Oktal
-
Bilangan Desimal
-
Bilangan
Heksadesimal
Bilangan Biner, adalah bilangan yang hanya terdiri atas 2
kemungkinan (berbasis dua), yaitu 0 dan 1. Karena berbasis 2, maka
pengkonversian ke dalam bentuk desimal adalah dengan mengalikan suku ke-N dengan
2N. Sebagai contoh, bilangan biner 01112 = (0 x 23)
+ (1 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20) = 710.
Bilangan Desimal, adalah bilangan yang terdiri atas 10 buah angka
(basis 10) yang biasa kita pakai dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari angka
0-9. Dengan basis 10 ini maka suatu angka dapat dijabarkan dengan perpangkatan
sepuluh. Sebagai contoh, pada angka 12310 = (1 x 102) +
(2 x 101) + (1 x 100).
Bilangan Oktal, adalah
bilangan dengan basis 8, artinya angka yang dipakai hayalah antara 0-7. Sama
halnya dengan jenis bilangan yang lain, suatu bilangan oktal dapat
dikonversikan dalam bentuk desimal dengan mengalikan suku ke-N dengan 8N.
Sebagai
contoh, bilangan128 = (1 x 81) + (2 x 80) = 1010
Bilangan Hexadesimal, bilangan heksadesimal merupakan bilangan yang
berbasis 16. Dengan angka yang digunakan angka yang digunakan berupa:
0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F
Dalam
pemrograman assembly, jenis bilangan ini boleh dikatakan yang paling banyak
digunakan. Hali ini dikarenakan mudahnya pengkonversian bilangan ini dengan
bilangan yang lain, terutama dengan bilangan biner dan desimal. Karena berbasis
16, maka 1 angka pada hexadesimal akan menggunakan 4 bit.
NEXT.. Bilangan Bertanda dan Tidak >>
NEXT.. Bilangan Bertanda dan Tidak >>

Comments
Post a Comment